Dalam industri Migas yang produksinya berupa HC,biasanya mempunyai komponen ikutan berupa H2S dan CO2 yang menjadi produk sampingan yang terkandung dalam gas. Gas yang mengandung H2S atau senyawa sulfur lainnya disebut sebagai Sour Gas. Gas H2S adalah rumus kimia dari gas Hidrogen Sulfida yang terbentuk dari 2 atom Hidrogen dan 1 atom Sulfur, merupakan komponen gas yang sangat berbahaya da…
Dalam industri Migas yang produk utamanya berupa senyawa hidrokarbon yang dapat berupa gas alam dan biasanya disertai dengan komponen ikutan (impurities). H2S dan CO2 sebagai komponen ikutan dapat menjadi produk sampingan yang terkandung dalam gas. Gas yang mengandung H2S atau senyawa sulfur lainnya disebut sebagai Sour Gas. Gas H2S adalah rumus kimia dari gas Hidrogen Sulfida yang terbentuk da…
Kegiatan Produksi minyak dan gas merupakan kegiatan yang memiliki perhatian yang cukup besar. Kegiatan ini memiliki resiko yang sangat besar, baik pada segi biaya maupun resiko keselamatan kerja. Sumber Daya Manusia (SDM) serta peralatan yang memadai. Lancarnya proses produksi tidak dapat lepas dari kegiatan pengontrolan secara berkala untuk mengetahui jumlah produksi dan memantau kerusakan- ke…
Sulfur Recovery Unit (SRU) merupakan salah satu unit yang berada di JOB Pertamina – PetroChina East Java Tuban. Unit ini memiliki fungsi mengolah sour gas menjadi sweet gas dengan cara mengurangi kadar H2S dengan menggunakan katalis berupa ion besi. SRU terdiri dari 4 unit utama yaitu coalescing filter, absorber, oxidizer, dan filter press. Coalescing filter berfungsi sebagai penyaring kond…
Dalam industri minyak, gas dan panas bumi yang menghasilkan produk utama berupa hidrokarbon berat, gas alam dan uap, selalu menghasilkan produk sampingan (impurities), dan ini merupakan limbah yang harus di buang. Nitrogen (N2), Karbondioksida (CO2) dan Hidrogensulfida (H2S) merupakan produk sampingan yang terkandung dalam gas. Gas yang mengandung H2S atau terdapat senyawa sulfur lainnya d…
Produksi gas yang dihasilkan di lapangan Mudi JOB P-PEJ merupakan gas yang mengandung H2S. Kandungan H2S dalam gas sangat beracun dan berbahaya bagi lingkungan. Supaya gas tersebut tidak berdampak pada proses produksi, maka di lapangan Mudi dilakukan proses sweetening gas. Proses ini bertujuan untuk mengurangi kandungan H2S yang ada dalam gas yang terproduksi. Untuk tujuan tersebut lapanga…
Pembimbing KKW : Ir. Bambang Soetrisno, MM Pembimbing KKW : Zami Furqon, ST, MT.
Pembimbing KKW : Zami Furqon, ST. MT Kaprodi : Haryono, S.Si