Teknik pengangkatan fluida reservoir dari dalam sumur sampai kepermukaan dilakukan dengan dua cara yaitu metode sembur alam (natural flow) digunakan apabila tenaga alami reservoir masih mampu untuk mengangkat fluida dari sumur sampai kepermukaan. Dan metode pengangkatan buatan (artificial lift) diterapkan apabila tenaga alami reservoir sudah tidak mampu untuk mengangkat fluida sumur hingga …
Permasalahan pada sumur minyak yang sering muncul adalah menurunnya tekanan reservoir, sehingga fluida produksi tidak dapat terdorong secara alami hingga permukaan. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode buatan (artificial lift) untuk membantu pengangkatan fluida ke permukaan. Metode artificial lift dapat menggunakan pompa atau penginjeksian gas. Salah satu metode artificial lift yang me…
Teknik pengangkatan fluida reservoir dari dalam sumur sampai kepermukaan dilakukan dengan dua cara yaitu metode sembur alam (natural flow) dan metode pengangkatan buatan (artificial lift). Metode sembur alam digunakan apabila tenaga alami reservoir masih mampu untuk mengangkat fluida dari dasar sumur sampai ke permukaan. Sedangkan metode pengangkatan buatan (artificial lift) diterapkan apa…
#" / # "#
Pada saat ini sebagian produksi minyak bumi menggunakan metode pengangkatan buatan, salah satunya menggunakan metode Sucker Rod Pump atau pompa angguk. Pada metode pompa angguk ini, untuk mengangkat cairan sampai ke permukaan dilakukan dengan satu unit pompa atau subsurface pump yang ditenggelamkan dibawah dynamic fluid level. Sumur P-05 adalah salah satu sumur di Lapangan Semanggi yang menggu…
Pada lapangan minyak, masalah yang paling sering muncul adalah memirunnya tekanan reservoir, sehingga fluida tidak dapat mengalir dengan sendirinya dari reservoir ke permukaan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu metode pengangkatan buatan (Artifical lift). Pompa Angguk (Sucker Rod Pump) merupakan salah satu alat pengangkatan buatan (Artifical lift) yang paling banyak digunakan dalam dunia p…
Menurut hasil perhitungan dari data peralatan, data produksi harian dan data pengukuran sonolog, maka effisiensi pompa di lapangan Kawengan adalah sebesar 77,92% dan Pump Displacement sebesar 589,2 bpd. 2. Problema produksi yang sering terjadi di lapangan Kawengan PT PERTAMINA EP Region Jawa Field Cepu adalah Tubing bocor, Sucker Rod putus dan masalah kepasiran ya…
Pembimbing KKW : Achjar Sutachyar, S.ST Kaprodi : Eko Budhi Santosa. ST
Pebimbing KKW : Eko Budhi Santosa, S.T Kaprodi : Eko Budhi Santosa, S.T
Pebimbing KKW : Akhmad Sofyan, S.T., M.T. Kaprodi : Ir. Bambang Yudho Suranta, M.T