Kertas Kerja Wajib
Faktor Kelangkaan Minyak Tanah Di Kab. Kepulauan Talaud Prov. Sulawesi Utara / 551215 / T. Produksi / ISP / 2013 (Diploma : II)
Dalam penyusunan Kertas Kerja Wajib ini penulis mendapat kesempatan melaksanakan praktek lapangan di Bagian Ekonomi Sekreteriat Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud dari tanggal 21 Januari 2013 sampai 04 Pebruari 2013, sebagai persyaratan Akademis di PTK AKAMIGAS-STEM. Orientasi khusus dalam menyusun KKW ini tertuang dalam judul ”FAKTOR KELANGKAAN MINYAK TANAH DI KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD PROPINSI SULAWESI UTARA”. Minyak bumi merupakan komoditas yang vital dan strategis serta untuk memenuhi kebutuhan hajat hidup orang banyak dalam pengolahannya membutuhkan teknologi sangat kompleks, biaya yang besar dan resiko tinggi. Menyebabkan pemerintah merasa perlu memberikan subsidi supaya harga bahan bakar minyak (BBM) dapat terjangkau masyarakat ekonomi lemah. Besarnya subsidi (BBM) yang ditanggung pemerintah dianggap terlalu membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sehingga terhitung mulai tanggal 01 April 2001, pemerintah mulai melakukan penghapusan subsidi BBM secara bertahap karena Pemerintah melakukan konversi minyak ke gas secarah bertahap. Penghapusan subsidi BBM tersebut menimbulkan konsekuensi kenaikan harga BBM yang sering diikuti dengan menghilangnya BBM dari pasaran sehingga pasar tidak mampu memenuhi jumlah permintaan yang timbul. Faktor-faktor yang menyebabkan kelangkaan bahan bakar minyak (khususnya minyak tanah) misalnya : terjadi pengurangan pasokan dari agen ke pangkalan dengan alasan tidak jelas, pembelian karena kekhawatiran yang berlebihan (panic buying), ulah para spekulan, program konversi, yang belum merata, minyak tanah yang seharusnya untuk rumah tangga ada disalurkan ke industri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dan atau digunakan sebagai bahan campuran minyak solar. Antisipasi penanggulangan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya minyak tanah di Kabupaten Kepulauan Talaud antara lain Pemerintah membentuk Tim Monitoring BBM, Rekomendasi Pembelian BBM, Menentukan Harga Eceran Tertinggi (HET). Sebagai bahan penulis KKW ini penulis memperoleh data dari Bagian Ekonomi Sekertariat Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud dan pemantauan langsung yang ditunjang dengan materi kuliah dan literatur yang ada.
Tidak tersedia versi lain