Kertas Kerja Wajib
Evaluasi Laju Alir Poduksi Sumur Electric Submersible Pump (ESP) K-5, K-6, K-7 Dan K-8 Pada Lapangan Kaji-Semoga PT Medco E&P Indonesia / 15412012 / Produksi / 2017 (Diploma : II)
Pada awalnya sumur migas mempunyai tenaga pendorong yang cukup besar, sehingga sumur tersebut dapat mengalirkan fluida secara sembur alam (natural flowing) hingga ke permukaan. Tetapi seiring berjalannya waktu, umur suatu sumur semakin tua. Dengan demikian tenaga pendorong atau tekanan reservoir sumur tersebut menurun. Sumur yang tadinya dapat mengalirkan fluida ke permukaan secara natural flowing karena tekanannya menurun, kini harus mendapat bantuan dengan cara pengangkatan buatan (artificial lift) agar mampu mengalirkan fluida ke permukaan salah satunya adalah Electric Submersible Pump. Lapangan Kaji-Semoga memiliki 150 sumur produksi menggunakan ESP sebagai metoda pengangkatan buatannya. Sumur K-5, K-6, K-7 dan K-8 merupakan sumur di Lapangan Kaji-Semoga yang menggunakan ESP sebagai sistim pengangkatan buatannya. Produksi Sumur K-5 adalah 1575 bpd dengan Tekanan alir dasar sumur sebesar 654 psi. Produksi Sumur K-6 adalah 1228 bpd dengan Tekanan alir dasar sumur sebesar 209 psi. Sedangkan untuk produksi Sumur K-7 adalah 916 bpd dengan Tekanan alir dasar sumur sebesar 433 psi. Dan untuk Sumur K-8 produksinya adalah 299 bpd dengan Tekanan alir dasar sumur sebesar 607 psi. Melihat produksi keempat sumur tersebut, setelah dilakukan evaluasi ternyata produksi keempat sumur tersebut belum optimum. Maka selanjutnya dilakukan evaluasi optimasi keempat sumur tersebut dengan data-data yang telah diketahui dengan menaikkan frekuensi pompa. Hasil evaluasi optimasi Sumur K5, K-6, K-7 dan K-8 menunjukkan laju produksi yang meningkat dan tetap berada di range desai pompa masing-masing sehingga dapat dikatakan optimum dan dalam keadaan yang aman
Tidak tersedia versi lain