Kertas Kerja Wajib
Analisis Produksi Sumur Sembur Alam SKW #35 Setelah Pengasaman Di Lapangan Sukowati PAD B JOB Pertamina-Petrochina East Java / 14212010 / Produksi / 2015 (Diploma : II)
Salah satu metode pengangkatan fluida dari dasar sumur ke permukaan adalah metode sembur alam (natura flowing). Metode ini dinilai paling ekonomis karena murah dan efisien bila di bandingkan dengan metoda pengangkatan yang lain. Tapi terkadang saat terjadi penurunan produksi secara drastis dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu, kerusakan peralatan produksi bawah permukaan atau perubahan kondisi reservoir. Disaat terjadi kerusakan kondisi reservoir maka perlu dilakukan tindakan untuk memperbaiki kondisi tersebut agar kembali menjadi semula. Performa produksi sumur SKW #35 mengalami penurunan hingga pada agustus 2014 memproduksikan 317 BOPD, 21 BWPD, dan 521 MSCFD. Adanya penurunan laju produksi tersebut diduga sumur mengalami formation damage , maka dilakukan Pressure Build Up Test (PBU) untuk mengetahui kerusakan formasi yang terjadi, untuk mengetahui tindakan apa yang seharusnya dilakukan oleh JOB PPEJ. Dari hasil PBU dapat diketahui data yang diperlukan dan untuk mengembalikan harga permeabilitas atau untuk meningkatkan produktifitas sumur, yaitu dengan melakukan acid fracturing. Acid fracturing merupakan upaya penginjeksian asam kedalam formasi pada tekanan yang cukup tinggi untuk merekahkan formasi atau membuka rekahan formasi yang sudah ada. Dan pada bulam September 2014 didapat kenaikan produksi sumur SKW #35 menjadi 1207 BOPD, 287 BWPD dan 1144 MSCFD. Sehingga dengan bertambahnya hasil produksi pada sumur SKW #35 dapat dikatakan upaya pengasaman berhasil.
Tidak tersedia versi lain