Kertas Kerja Wajib
Analisis Proses Fraksinasi LPG Di Lapangan HESS (Indonesia-Pangkah) Limited / 241213 / Produksi / 2013 (Diploma : II)
LPG (liquefied petroleum gas) yang diharapkan adalah 97% Propan dan Butan, paling banyak yang diijinkan dalam LPG adalah 1 ppmv, sehingga fraksi etana dan pentana harus dikurangi kadarnya seminimum mungkin. Oleh karena itu untuk mememuhi persyaratan di atas, dilakukan fraksinasi LPG di Lapangan HESS (Indonesia-Pangkah) Limited. Fraksinasi LPG adalah proses pemisahan komponen LPG berdasarkan perbedaan titik didih. LPG terdiri dari campuran utama propan dan butan dengan sedikit persentase hidrokarbon tidak jenuh (propilen dan butilen) dan beberapa fraksi etana ( ) dan pentana ( ). Gas yang sudah kering dan tidak mengandung selanjutnya dipisahkan lagi kandungan metana dan etana pada deethanizer columm. Gas umpan ini kemudian dimasukan ke depropanizer columm untuk memisahkan komponen propana dan debutanizer columm untuk memisahkan komponen butana. Di lapangan HESS (Indonesia-Pangkah) Limited hasil yang dicapai dalam Fraksinasi adalah 97,26% fraksi propana setelah proses fraksinasi pada depronizer columm dan 98,95% fraksi butana setelah proses fraksinasi pada debutanizer columm, dengan kandungan 1 ppmv.
Tidak tersedia versi lain