Kertas Kerja Wajib
Potensi Marmer Merah Di Giripurno, Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang / 551304 / T. Produksi / ISP / 2014 (Diploma : I)
Sejak mulai berlakunya Otonomi Daerah, maka dipandang perlu untuk mengetahui potensi sumber daya mineral yang ada agar dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin guna mendukung kemandirian pembangunan dimasa yang akan datang. Kabupaten Magelang memiliki endapan bahan galian yang beragam yang berpotensi untuk dikembangkan. Perkembangan pesat pada sektor lain akan berdampak pada pemanfaatan bahan galian, dengan demikian diperlukan suatu langkah untuk mengantisipasi agar sumber daya alam tersebut dapat dimanfaatkan secara berdaya guna dan berhasil guna dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian dan usaha penyajian data dan informasi lebih detil mengenai jenis, penyebaran, kualitas dan kuantitasnya. Salah satu endapan bahan galian yang ada adalah marmer. Marmer di Kabupaten Magelang mempunyai karakteristik yang unik dan langka karena berwarna merah yang hanya ada di dua tempat di dunia yaitu di Magelang dan Italia (Suara Merdeka, 15 Januari 2003). Kegunaan Marmer merupakan batuan yang digunakan untuk berbagai macam kebutuhan terutama untuk ornamen rumah, perkantoran, pertokoan, souvenir dan lainnya. Di Kabupaten Magelang, cadangan marmer cukup besar, hal ini didasarkan pada kondisi geologi Kabupaten Magelang yang berada pada jalur pegunungan Kulon Progo yang tersusun oleh batu gamping yang telah termetamorfose. Marmer di Bukit Giripurno diperkirakan mempunyai volume sebesar 16.503.683,41 m3 namun hingga saat ini belum dilakukan eksplorasi yang baik oleh pemerintah daerah maupun oleh swasta.
Tidak tersedia versi lain