Kertas Kerja Wajib
Pengoperasian Sumur Gas SKN-4 Di Lapangan Sungai Kenawang JOB Pertamina-Talisman Jambi Merang / 1614TP003 / Produksi / 2017 (Diploma : I)
Pada saat memproduksikan fluida hidrokarbon dari reservoir menuju permukaan hingga surface facilities terdapat beberapa metode yang digunakan salah satunya adalah metode produksi sumur natural flow/sembur alam. Metode produksi sumur natural flow/sembur alam yaitu metode yang pengoperasiannya memanfaatkan energi alamiah reservoir untuk mengangkat fluida hidrokarbon sampai ke permukaan dan surface facilities tanpa menggunakan peralatan pembantu/buatan. Untuk menjaga produksi dengan laju alir optimal, maka suatu sumur produksi perlu dioperasikan dengan benar sesuai dengan standard operating procedure dan mengutamakan keselamatan kerja. Operasi dari Sumur Gas SKN-4 meliputi reading, sampling, pengoperasian adjustable choke, start up, dan shut down.
Pada Lapangan Sungai Kenawang memiliki 7 sumur yang terbagi menjadi 2 well pad yaitu well pad 1 terdiri dari 4 sumur diantaranya 3 sumur produksi (SKN-5, SKN-6, dan SKN-7) dan 1 sumur sebagai sumur disposal. Sedangkan, well pad 2 terdiri dari 3 sumur diantaranya 2 sumur produksi (SKN-4 dan SKN-3) dan 1 sumur injeksi yang belum dioperasikan karena belum mendapatkan perizinan dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Sumur Gas SKN-4 adalah sumur produksi yang menggunakan metode natural flow dalam pengoperasiannya. Sumur Gas SKN-4 memproduksi gas sesuai dengan permintaan pelanggan setiap harinya. Sumur Gas SKN-4 memproduksi gas rata-rata 8,9 MMSCFD setiap harinya. Pada Sumur Gas SKN-4 dipasang peralatan-peralatan yang menunjang proses produksi diantaranya well head, tubing, casing, surface controlled subsurface safety valve, production packer, liner, nipple, chart recorder dan peralatan-peralatan safety di atas permukaan diantaranya surface safety valve, shut down valve/wing valve, adjustable choke, pressure switch high-high dan pressure switch low-low selain itu dilengkapi juga dengan well head control panel yang dioperasikan dengan gas nitrogen. Permasalahan yang terjadi pada surface facilities adalah adanya kebocoran pada pipa untuk mengalirkan hydraulic oil sehingga menimbulkan pemborosan terhadap pemakaian gas nitrogen.
Tidak tersedia versi lain