Kertas Kerja Wajib
Analisis HOLE Problem Pada Sumur UBL R2/5 Trayek Surface Casing 17 ½" Di PT Pertamina Geothermal Energy Area Ulubelu / 13411002 / T. Produksi / BOR / 2016 (Diploma : III)
Masalah yang sering dijumpai pada pemboran sumur geothermal biasanya berupa lost circulation. Pada dasarnya lost circulation pada sumur geothermal sebagai tanda bahwa pemboran yang kita lakukan sudah memasuki zona produksi yang dicari jika terjadi pada zona produktif (reservoir). Pada pemboran sumur UBL R 2/5 trayek lubang 17 ½’’ ditemukan hole problem yaitu lost circulation yang mana lost tersebut terdiri dari partial loss hingga total loss dan harus ditanggulangi dengan cepat karena belum memasuki zona reservoir. Lost circulation di sumur UBL R 2/5 terjadi pada kedalaman 1118mMD – 1239mMD. Gejala terjadinya lost circulation bisa dilihat dari berubahnya drilling parameter seperti: ROP, WOB dan SPP. Ketika terjadi problem lost circulation pada trayek lubang 17 ½’’ maka harus cepat diatasi dengan memompakan LCM jenis quick seal dengan ukuran fine to medium dan ditambah coarse jika terdapat dilapangan dan jika masih belum bisa menutupi zona loss maka harus dilakukan cement plug job agar loss yang terjadi tidak semakin membesar. Ketika terjadi lost circulation yaitu partial loss sebaiknya kita harus melakukan pemompaan LCM atau Cemet Plug Job agar tidak terjadi total loss yang mana itu akan membuat kehilangan lumpur atau semen yang banyak masuk kedalam zona total loss yang mana akan menyebabkan biaya lumpur dan semen yang terlalu besar. Di sumur UBL R 2/5 trayek lubang 17 ½’’ cement plug job dilakukan sebanyak 11 kali.
Tidak tersedia versi lain